Tips bangkit dan move on setelah perceraian

Salah satu hal yang paling mengerikan dalam sebuah rumah tangga adalah ketika terjadi perceraian. Ada banyak hal yang membuat pasangan akhirnya bercerai dan menganggap ini sebagai keputuan yang lebih baik.

Namun perceraian membuat banyak orang terluka, termasuk pasangan yang bercerai, keluarga dan anak. Inilah yang membuat perceraian menjadi lebih sulit lagi setelah ada keputusan dari hakim.

Akhinya banyak orang yang menjadi depresi dan stres setelah bercerai. Agar tidak terjadi hal seperti ini maka ada tips bangkit dan move on setelah perceraian. Ikuti informasi berikut ini.

  1. Temukan keluarga atau teman yang mau jadi pendengar

Setelah melewati tahap perceraian maka biasanya akan merasa kesepian dan sendiri. Ini yang akan membuat stres muncul dengan cepat dan kemudian menjadi depresi.

Sebelum itu terjadi maka temukan orang yang bisa menjadi pendengar paling setia. Keluarga dan teman sering menjadi orang yang memahami perceraian.

Orang yang baru saja bercerai tidak membutuhkan banyak nasehat, tapi mereka membutuhkan pendengar yang setia.

Kasus yang paling sering adalah bahwa mereka sebenarnya hanya membutuhkan pendengar setia yang mendukung sikap perceraian tersebut.

  1. Tidak sakit hati dan balas dendam

Salah satu hal yang sering membuat orang yang baru bercerai menjadi lebih terpuruk adalah ketika mereka berpikir untuk balas dendam.

Balas dendam dilatarbelakangi dari rasa sakit hati yang tidak bisa diatasi. Sebaiknya setelah bercerai juga tidak memiliki reaksi balas dendam atau sakit hati.

Menerima perceraian sebagai langkah yang paling pantas akan merubah pandangan. Ini akan membuat hidup menjadi lebih semangat dan akhirnya berani untuk mencapai tujuan hidup yang sudah direncanakan.

  1. Fokus pada pekerjaan dan karir

Orang yang baru saja bercerai membutuhkan sikap untuk pergi dari suasana perceraian. Salah satu caranya adalah dengan fokus pada pekerjaan atau tujuan pekerjaan.

Mereka harus meluangkan banyak waktu dan tenaga untuk pekerjaan atau karir. Jika sudah melakukan hal ini maka tidak akan merasa sendiri atau lemah.

Mencapai sesuatu dalam karir seperti prestasi bisa menghilangkan kesedihan. Dan ini juga membuat lebih semangat lagi.

  1. Berlibur

Bepergian atau berlibur akan membantu supaya perasaan dan pikiran tidak selalu menengok masa lalu. Setelah bercerai maka pikiran dan perasaan menjadi sangat lelah.

Saat itu maka menghibur diri bisa menjadi cara yang sangat baik untuk melawan rasa sedih. Cara ini bisa dilakukan dengan bepergian sendiri atau bersama keluarga.

Saat bepergian maka perasaan menjadi lebih nyaman dan jauh lebih bersemangat untuk mencapai tujuan hidup.

  1. Masuk ke lingkungan sosial

Setelah bercerai maka biasanya akan membuat rasa percara diri menurun. Terlebih dengan budaya masyarakat kita yang sering bertanya tentang hal-hal pribadi tanpa merasa sungkan.

Namun keluar dari rumah dan masuk ke lingkungan sosial memang sangat penting. Jika ada yang bertanya maka jawab seperlunya. Artinya jika terlalu pribadi maka tidak perlu bertanya lagi.

  1. Memaafkan

Kekuatan untuk memaafkan diri sendiri dan mantan suami atau istri adalah salah satu kunci untuk bangkit dari perceraian. Cobalah untuk membuka hati dan memahami apa saja yang salah selama ini.

Renungkan di waktu yang khusus tanpa membuat perasaan sedih. Kemudian maafkan semua hal yang sudah terjadi.

Dengan memaafkan maka bisa menghilangkan perasaan sakit hati dan tidak nyaman. Memaafkan juga akan membuka hati dan akhirnya bisa menemukan teman dekat yang bisa memahami perceraian tersebut.

Jadi itulah beberapa tips bangkit dan move on setelah perceraian. Langkah ini sangat diperlukan untuk membuat fisik dan mental tidak menurun drastis setelah perceraian.

Sumber referensi:

Leave a Comment