-
Beri ruang di bagian ujung kondom saat
memasangnya di penis agar ada ruang untuk
sperma ketika ejakulasi terjadi. Jika tidak,
maka tekanan yang timbul dapat menyebabkan
kondom rusak.
-
Gesekan yang terjadi ketika berhubungan seks
menyebabkan timbulnya tekanan berlebih pada
kondom. Jadi pastikan pasangan anda telah
terlumasi dengan sempurna. Beri rangsangan
yang cukup kepada pasangan anda sebelum
melakukan penetrasi menggunakan kondom. Atau
anda bisa juga menggunakan minyak pelumas
yang bermutu baik. Sebaiknya jangan
menggunakan minyak pelumas seperti
minyak bayi (baby oil) atau vaseline sebab
dapat merusak kondom. Gunakanlah pelumas
berbahan dasar air seperti Astroglide.
-
Pelumas dengan bahan dasar minyak (oil base
lube) hanya cocok dengan kondom Plyurithane
sementara kondom lateks cocok dengan pelumas
berbahan dasar air (water base lube).
-
Sebaiknya jangan menggunakan 2 kondom
sekaligus ketika berhubungan sebab tekanan
yang timbul akan lebih besar dan bisa
menyebabkan kondom menjadi sobek.
-
Jangan gunakan kondom bekas, gunakanlah
selalu kondom baru saat berhubungan seks.
Bukalah pembungkus kondom dengan hati-hati,
dan jangan gunakan gigi untuk membuka
pembungkus kondom. Pasang perlahan dari
ujung penis sampai di bagian pangkal.
-
Hati-hati melepas kondom dari vagina.
Masalah yang paling sering terjadi ketika
pria menarik penis dari dalam vagina adalah
ada sperma yang kemungkinan tertinggal dan
masuk ke dalam vagina. Ketika menarik penis,
peganglah ujung penis bagian bawah dan
tariklan penis secara perlahan.
-
Kadang terjadi kondom yang tertinggal di
dalam vagina. Pastikan ukuran kondom
tersebut telah sesuai dengan ukuran penis
anda.